SEORANG ANAK MENGAJAK BAPAKNYA IKUT DIKLTSAR MENJADI BANSER


Foto 2 pasang  anak dan bapak gabung menjadi banser, Suroto (bapak) dan Naufal (anak). 
Triyono (bapak) Agung (anak) .



Kekompakan Bapak dan Anak ini patut diacungi jempol. Kecintaan kepada NU dan semangat tinggi berorganisasilah yang menjadikan Suroto dan Putranya Naufal,
Garayung, pelem, simo Dan Juga Triyono beserta Putranya Agung Desa Pinggir Kecamatan Karanggede bergabung di Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Boyolali, Jateng.


Kekompakan mereka terlihat saat keduanya bersama-sama ikut Diklatsar Banser yang dilaksanakan Satkorcab Banser Boyolali.


Umur yang sudah tidak muda lagi tidak menghalangi kedua Bapak (surono dan triyono) untuk ikut prosesi Diklatsar yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental ini. "Saya ingin berkhidmah di NU melalui Banser," kata pria yang akrab dipanggil Triyono ini saat di minta Oleh Instruktur berdiri Di depan Para peserta lain

Motivasi ingin gabung menjadi banser 

Ketika ditanya motivasi ikut Diklatsar, mereka menjelaskan bahwa Ia ingin memberikan contoh kepada generasi muda untuk memiliki jiwa dan fisik yang tangguh dan digunakan untuk berkhidmah di NU Terutama Anak-anak Mereka.


"Kulo pengen nyukani wawasan kangge rencang-rencang (saya ingin memberikan wawasan untuk teman-teman)," katanya polos menggunakan bahasa jawa.

Semangat Suroto Dan Triyono ini ternyata sudah ia wariskan kepada putranya Naufal dan Agung. Saat Prosesi Diklatsar mereka tidak canggung bersama-sama melewati test fisik dan mental. "Saya dari kecil pingin Mengabdi Pada NU. Untuk menyalurkannya saya ikut Banser," katanya Saat di Tanya Oleh Instruktur alasan mereka mengikuti diklatsar.
Diklatsar banser satkorcab kab. boyolali

Mereka Menunjukkan kekompakan mereka dengan Bapaknya dari Saat Awal sampai Akhir dalam prosesi diklatsar ini.

Tenaga yang terforsir Selama 3 hari setelah melakukan jelajah alam serta Materi kelas tidak mereka hiraukan. Yang ada hanya kecintaan terhadap NKRI dan Nahdlatul Ulama.



 Diklatsar yang dilaksanakan di Gedung MI ISLAMIYAH, Gunung Kec Simo pada pada Jum'at sampai Minggu (28-30/12) kemarin memang berbeda dari yang lain. Selain terlihat 2 Bapak dan Anak ikut Diklatsar bersama, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 114 peserta Diklatsar Dan 35 Peserta PKD. Setelah melalui test fisik lintas alam, para peserta akhirnya mampu mendapatkan Gelar Anggota Ansor Dan Banser setelah melalui proses pembaiatan.
(H.r)

No comments